pake-book.bLogspot.com_

Tuesday, October 23, 2012

Cara MeLindungi Android Dari MALWARE

· 0 comments


Bukan rahasia bahwa ponsel Android sangat rentan terjangkit malware. Salah satu sebabnya adalah kebijakan Google yang diterapkan pada Play Store dalam menyeleksi aplikasi yang masuk. Sebuah aplikasi hanya akan dibuang dari Google Play Store saat aplikasi tersebut telah merugikan user atau terbukti sebagai malware. Hal ini tentu saja berbeda dengan kebijakan Apple di App Store yang memberlakukan sistem sangat ketat dalam proses masuknya sebuah aplikasi ke App App Store hingga bisa didownload oleh user. Selain itu App Store juga menjadi satu-satunya rujukan untuk mendapatkan aplikasi iOS (non-jailbreak) sehingga keamanan lebih terjamin.

Munculnya peringatan FBI kemarin (16 Okt) menjadi teguran bagi Anda pengguna Android smartphone untuk lebih berhati-hati dalam memilih aplikasi atau install aplikasi untuk perangkat Android Anda. Tak hanya memberikan peringatan, pihak FBI juga memberikan sejumlah tips yang diharapkan bisa melindungi perangkat Android dan smartphone pada umumnya dari serangan malware.

1. Saat membeli sebuah smartphone, Anda perlu mengetahui fitur-fitur dari perangkat tersebut, termasuk default setting. Anda tidak perlu mematikan semua fitur di ponsel Android demi untuk meminimalkan serangan malware.

2. Tergantung dari tipe ponsel yang Anda pakai, ada versi OS yang menyediakan encryption. Enkripsi tersebut bisa Anda pakai untuk melindungi data pribadi jika suatu ketika ponsel hilang atau dicuri.

3. Dengan terus berkembangnya pasar aplikasi untuk perangkat mobile, Anda perlu membaca terlebih dahulu review dari aplikasi yang akan Anda download, baik dari developer maupun review dari komunitas.

4. Pelajari dan mengerti permissions yang ada dalam sebuah aplikasi yang muncul saat Anda akan mendownloadnya.

5. Anda perlu memproteksi ponsel Android menggunakan passcode. Cara ini merupakan langkah paling dasar untuk memberikan pengamanan pada ponsel Anda. Selain passcode, Anda juga perlu mengaktifkan fitur screen lock setelah beberapa menit dalam mode tidak aktif.

6. Gunakan aplikasi anti malware/virus untuk Android smartphone yang Anda pakai. Carilah aplikasi antivirus yang mampu membantu melindungi Android smartphone dari aplikasi abal-abal dan malware.

7. Waspadalah dengan aplikasi yang mengaktifkan Geo-location. Aplikasi semacam itu akan mampu melacak lokasi dimanapun Anda berada. Aplikasi ini bisa saja merupakan sarana pemasaran bagi perusahaan produk/jasa tetapi sangat mungkin dimanfaatkan oleh pihak lain untuk mengikuti keberadaan Anda untuk keperluan jahat.

8. Jailbreak atau rooting Android dipakai untuk menerobos sejumlah batasan yang diberikan vendor atau opsel dalam Android. Dengan rooting maka Anda akan bisa mengontrol semua bagian di Android smartphone yang Anda pakai. Meski demikian perlu diingat bahwa rooting seringkali mengorbankan security dan meningkatkan kemungkinan masuknya malware ke Android. Saat sebuah aplikasi dijalankan dalam level “unrestricted” atau “system” dalam rooted Android, artinya Anda memberikan ijin pada apliakasi yang dimaksud untuk mengontrol semua bagian Android smarpthone tersebut.

9. Jangan pernah mengoneksikan Android smarpthone ke WiFi yang tidak Anda kenali. Jaringan WiFi yang tidak Anda kenal bisa saja merupakan cara licik untuk mengakses perangkat Andrioid Anda. Cara itu dipakai untuk mendapatkan informasi yang tertransfer antara perangkat Android yang Anda pakai dan server.

10. Jika Anda memutuskan untuk menjual perangkat Android yang Anda pakai saat ini, pastikan Anda terlebih dahulu melakukan wipe/reset to factory default. Hal ini perlu dilakukan untuk menghindari adanya data pribadi yang tertinggal dalam ponsel.

11. Android smartphone membutuhkan update untuk bisa menjalankan aplikasi dan firmware. Jika Anda menolak update ini maka resiko terkena hack semakin tinggi dibanding smartphone yang menerima update resmi.

12. Hindari klik link atau download software dari sumber yang tidak Anda kenal.

13. Atur tindakan pencegahan dalam setting koneksi internet seperti yang Anda lakukan pada komputer.

Itulah tindakan pencegahan dan cara Melindungi ponsel Android dari bahaya malware seperti yang disarankan oleh divisi IC3 dari FBI. Semoga bermanfaat ;)

SaLam: Fake-Buku.blogspot.com
Sumber: gopego.com

Friday, October 19, 2012

Perbedaan Android Dengan Blackberry

· 0 comments

PERBEDAAN ANDROID DENGAN BLACKBERRY - Fake-Buku.blogspot.com

Para pecinta Gadget mungkin sudah banyak yang tau jawabannya perbedaan antara Android dengan Blackberry. . .
Tapi ternyata masih banyak juga yang bertanya tentang perbedaan dari kedua jenis ponsel yang berbeda sistem operasi ini.nah sekarang ini saya akan berbagi sedikit apa yang saya tau tentang kedua barang ini antara lain perbedaan Android sama Blackberry.

ANDROID: 
Dari segi fitur dan kegunaan, secara teknis hardware Android jauh diatas Blackberry. Untuk software, bisa dibilang Blackberry sangat kaku. Sebagai contoh Android sanggup play dengan 25 fps HD pada saat kita mengcopy file avi 1GB tanpa converting. Sedangkan Blackberry mengharuskan kita menggunakan converting...


Android adalah sistem operasi telepon seluler yang berbasis Linux. Ada beberapa alasan mengapa Android memiliki potensi untuk sukses besar,alasannya sebagai berikut : Pertama, ini merupakan platform terbuka, yang berarti bahwa setiap orang dapat men-download software development kit dan membuat aplikasi untuk Android.
Hal ini memungkinkan kita untuk dapat menikmati/mendownload aplikasi tersebut lebih banyak. semuanya ada di Android Market. sistem operasi Android banyak di gunakan oleh perusahaan-perusahaan smartphone besar seperti SAMSUNG, MOTOROLA dan HTC. sistem operasi Android pemiliknya adalah si raja internet terbesar, tiada lain adalah si mbah GOOGLE.


Blackberry : 
Research In Motion (RIM). Blackberry mempunyai keunggulan seperti layanan push email (dimana email akan tehubung terus diponsel kita layaknya sebuah sms), chatting dengan fitur Blackberry Messengger (BBM), dan Browsing. Untuk fitur browsing dan Email pada BlackBerry akan dikompresi dahulu sehingga diterima dengan ukuran yang lebih kecil dan lebih cepat di buka.

BIS (Blackbarry internet service) perangkat lunak yang mampu mengintegrasi smartphon dengan 10 akun email yang berbasis post office protocol dan internet massage access protocol.
BIS juga dapat membuka tambahan data dalam bentuk excel, word, powerpoint, pdf, zip, jpg, gif dengan tingkat kompresi data yang tinggi. hampir lupa , Blackberry pasar penjualannya di Asia di indonesia yg piling tinggi, kalau di eropa dan amerika yg banyak di cari orang adalah , Iphone, Samsung, HTC,Nokia, yg lagi bersaing hanya ada 3, Iphone,samsung,htc.


SaLam: fake-buku.blogspot.com

Sumber: http://ilmuko.blogspot.com/


Comment Atuh